Virus Korona Tetap Tenang Peduli Diri dan Keluarga

Virus Korona Tetap Tenang Peduli Diri dan Keluarga
Virus Korona Tetap Tenang Peduli Diri dan Keluarga

Sempat stres juga awal-awal mendengarkan berita seputar virus korona, sebenarnya pikiran ini coba tepis,ternyata informasi yang tak terbendung tentang virus korona di media sosial membuat saya terbawa kemudian berhayal jauh kesana.

Jauh kesana kemana gus ?

Salah satunya dampak usaha, saya sendiri punya usaha online dengan sasaran marketnya siswa SMA, nah ketika ada pengumuman sekolah diliburkan, dan kembali sekolah tidak jelas sampai batas waktu yang tidak ditentukan, disini mau cuek tidak bisa, harus punya solusi dan berpikir antisipatif.

Sebelum ada info virus korona mengancam di Indonesia, beritanya baru senter di wuhan china, usaha online saya terakhir waktu itu omzet sedang bagus, bahkan bulan itu tidak biasanya.

Setelah pemerintah mengeluarkan himbauan, sekolah-sekolah diliburkan, jreng dalam sebulan ini turun dratis, usaha yang dibangun sudah dua tahun turun sangat drastis, dalam bulan ini hanya ada 2 closingan.

Sebagai umat yang beriman, rasa stres sirna dengan sendirinya, berkeyakinan rezeki sudah diatur, saya pun tidak terlarut dalam dampak virus korona.

Mencoba mencermati mengalisa potensi yang ada mengikuti keadaan saat ini, kemudian saya bidik untuk pengganti sebagai solusi usaha online dengan produk market pelajar yang benar-benar down.

Hasil pencermatan saya ada dua kebutuhan yaitu kebutuhan pokok dan kesehatan, produk kesehatan ini yaitu produk-produk yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan virus korona, diantaranya sabun cair, hand sanitizer, masker, bahan-bahan disinfektan, termometer suhu.

Dipasaran produk tersebut saya amati lewat media sosial cukup diminati, hingga harganya tidak wajar lagi, meski tidak wajar lagi, tetap saja laris manis, hingga barang dipasaran benar-benar langka, momen seperti ini munculah kriminalitas didunia maya, yaitu penipuan belanja online, teman saya sendiri beli masker via online tertipu DP sudah dikeluarkan 1 juta rupiah tidak mendapatkan barangnya, dan mau tidak mau DPnya hilang begitu saja.

Saran saya untuk saat-saat seperti ini lebih baik, dalam membeli ada barang ada uang atau COD untuk antisipasi orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Kesulitan, kecemasan dijadikan sebuah kesempatan untuk mendapatkan uang dengan menipu.

Menyikapi Himbauan Pemerintah dalam masa penanganan virus korona

Awalnya santai biasa saja, dari pada pikiran cemas, yang terkonfirmasi juga sedikit, saya berpikir kalau dibuat data yang sama dengan demam berdarah sepertinya lebih banyak demam berdarah.

Setelah ngobrol santai dengan teman, saya baru paham, bahwa virus korona ini yang menjadi kecemasan adalah penyebaran yang cepat, kemudian tidak terlihat, dan cara penanganan virus ini tenaga medis harus pakai alat pelindung diri khusus agar tidak tertular, kemudian yang lebih mencemaskan lagi cara pemakaman jenazah yang diberlakukan khusus.

Saya temui dilingkungan saya, kasihan anaknya dikucilkan gegaranya orang tuanya bekerja sebagai tenaga medis yang menangani pasien korona, kata temannya " jangan main sama dia ibunya bawa virus korona".

Melihat perkembangan itu, saya pun tersadarkan untuk disiplin mengikuti himbauan pemerintah, cuci tangan pakai sabun, menggunakan masker, dan saat pulang dari kerja, saya langsung mandi, bersihkan diri sebelum berdekatan dengan anggota keluarga.

Sayapun berpikir, tidak hanya peduli diri, tapi peduli keluarga, kalau ada yang kena sekeluarga bisa terkena, saya pun jaga benar, setiap masuk kantor cuci tangan, dan selalu kenakan masker, bahkan pernah lupa pakai masker karena belum terbiasa, sudah jalan saya putar balik lagi kerumah ambil masker.

Bahkan karena teringat keluarga, saya harus ijin rapat sampai tiga kali, saya tidak peduli teman-teman saya marah dan meski saya juga merasa tidak enak, setelah saya kasih penjelasan, bahwa saya tidak hanya peduli diri, keluarga dirumah sedang cemas, kalau saya kebanyakan diluar, teman-teman saya pun memahaminya.

Selalu pantau Update terkini perkembangan Virus Korona 

Perkembangan yang saya ketahui salah satunya kasus OTG (orang tanpa gejala) yang ternyata positif virus korona, ini menjadikan lebih waspada lagi, salah satu yang bisa dilakukan adalah menjaga jarak, minimal 2 meter, dengan adanya kasus OTG ini.

Untuk menenangkan pikiran disaat kebebasan informasi via media sosial sekarang ini, cari informasi yang jelas dan benar untuk pengetahuan kita tentang virus korona, kadang ada informasi hoax yang kita tidak sadari kemudian menimbulkan kecemasan.

Mengetahui apa itu virus korona melalui situs Halodoc.com

Salah situs situs referensi yang mengulas update perkembangan kesehatan, seperti sekarang ini virus korona adalah www.halodoc.com.

Disitus ini saya dapat mengetahui lebih lengkap tentang virus korona diantaranya, penjelasan apa itu virus korona, jenis-jenis virus corona, faktor resiko infeksi virus korona,  penyebab infeksi, gejala infeksi, pengobatan infeksi, pencegahan infeksi.

Kemudian keunggulan situs ini adalah disitus halodoc ini anda bisa melakukan chat dokter.

Dengan pengetahuan yang cukup, saya dapat ikut mensosialisasikan tentang virus korona minimalnya kepada keluarga.

Itulah ulasan yang dapat saya bagikan tentang Virus Korona Tetap Tenang Peduli Diri dan Keluarga, semoga bermanfaat.
Advertisement