DusDukDuk : Saat Tugas Kuliah Jadi Bisnis yang Berkelas


Menjadi seorang pengusaha muda tentu menjadi impian banyak anak muda. Apalagi jika omzet yang dicapai setara dengan kebahagiaan saat menjalaninya. Tentu menjadi nilai plus yang patut untuk dilestarikan. Inilah DusDukDuk kardus untuk duduk. Kreasi mahasiswa ITS yang awalnya berasal dari tugas mata kuliah Dasar Desain yang kemudian dikembangkan dengan melakukan inovasi-inovasi yang tepat sehingga bisa menjadi furnitur alternatif yang tidak hanya memiliki estetika juga dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya. Terbukti DusDukDuk telah diapakai sebagai furnitur utama (meja kursi) bagi sebuah kafe di Bandung yaitu Taman Kardus. Hingga saat ini, DusDukDuk masih dipakai di kafe tersebut dan telah mencapai tahun kedua sejak pertama kali dipasang. Memang ada sedikit kerusakan namun ini juga menjadi salah satu keistimewaan DusDukDuk. Karena terdiri dari part-part yang digabungkna menjadi satu (teknik bongkar pasang), maka saat terjadi kerusakan, hanya diganti part yang rusak saja. Tidak sampai seluruhnya.

DusDukDuk dipunggawai oleh 4 mahasiswa ITS yaitu Odi Anggara di bagian produksi, Angger Wiranata di bagian pemasaran, Arief Susanto di bagian keuangan dan Indra di bagian grafis. Adanya pembagian tugas yang tepat sesuai kemampuan masing-masing, membuat DusDukDuk dapat bertahan hingga sekarang. DusDukDuk mulai diluncurkan pada tahun 2013 berbarengan dengan acara Ide Art 2013. Saat itu mereka mempromosikan satu set meja kursi dan beberapa furnitur lainnya. Disinilah dimulainya awal karir mereka. Dimana setelah dilakukan pameran, mulai banyak orderan pesanan yang datang. salah satunya adalah Luna Maya, artis ibukota yang mememesan DusDukDuk untuk lima butiknya yang terletak di pusat perbelanjaan Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

Setelah peluncuran di acara Ide Art 2013, DusDukDuk  semakin gencar mempromosikan produknya dengan mengikuti pameran-pameran dari mulai area kampus hingga acra besar sekelas Jatim Kreativ 2013 di pusat perbelanjaan Surabaya. Uniknya furnitur yang ditawarkan ternyata membuat pakdhe Karwo (mantan Gubernur Jawa Timur) tertarik dan memesan satu set meja kursi belajar untuk anak-anak. Tidak cukup sampai disitu, orderan pesanan datang dengan begitu derasnya hingga mencapai 2000 unit packaging yang terdiri dari rak, meja belajar anak, dan furnitur untuk kebutuhan butik dan hotel.

Jika Anda ingin memiliki salah satu unit DusDukDuk ini, Anda tidak perlu mengkhawatirkan keawetannya. Karena selain desainnya yang sudah diatur sedemikian rupa sehingga kuat (seperti misalnya kursi yang mampu menahan beban hingga 160 kg), DusDukDukjuga menggunakan cairan khusus sehingga kardus dapat lebih tahan terdapat air dan terlihat kaku dan kuat. Asalkan tidak terkena banjir atau berdekatan dengan api tentu saja. Untuk perawatannya, Anda juga tidak perlu risau karena perawatannya sangat mudah. Saat terkena tumpahan air atau terkena noda seperti saus dan Anda bersihkan dnegan menggunakan air, maka Anda cukup segera mengelapnya agar tidak terlalu banyak air yang terserap ke dalam kardus. Hal ini tidak akan membuat furnitur DusDukDuk Anda menjadi jelek karena terlihat membekas. Asalkan tidak terkena minyak.

Bahan baku yang mereka gunakan berasal dari kardus bekas yang didatangkan dari Mojokerto. Sedangkan untuk furnitur yang membutuhkan kekuatan lebih menggunakan kardus dengan ketebalan 5 cm sehingga kekuatannya terjamin. Ada promo baru yang dikeluarkan oleh tim DusDukDuk. Yaitu Anda bisa memesan spesial order dengan misalnya menambahkan karikatur pada furnitur yang dipesan. Hal ini tentu akan memberikan keunikan tersendiri.





Terima kasih sudah berkomentar