Perbedaan Toko Online dan Marketplace Bagusan Jualan Dimana ?

Percakapan dengan teman, "mas kenapa ga jualan di marketplace saja, laris" saya pun menjawab berdasarkan pengalaman pribadi saya, yaitu kalau disitus marketplace saya harus mengikuti ketentuan marketplace tersebut, salah satunya saya malas banget mengisi form yang disediakan untuk mengupload produk yang saya jual, ada beberapa form isian, itu mungkin dasar sayanya yang malas.

Saya akui memang ada kelebihan jualan online di market place salah satunya kita ketahui bersama iklan situs marketplace ini luar biasa. kita bisa cek begitu mengetikan nama produk di mesin pencari google situs marketplace menguasai papan atas hasil pencarian, sampai saya cek jualan slayer PMR dan perlengkapan PMR lainnya ternyata sudah ada iklan muncul dari situs market place, pikir saya sepertinya persaingan belum begitu ketat, coba jual perlengkapan PMR, ternyata sudah ada iklan muncul dari salah satu situs market place. yang berarti toko online saya siap bersaing dengan pemodal besar.
Jadi bisa dimungkinkan, tanpa promosi website toko online, tidak mikirin trafik lagi, produk yang terpasang di situs market place potensi banyak dilihat banyak orang dan jualan online di market place hasilnya efektif untuk jualan.

Meski efektif dan dalam perhatian saya banyak juga yang sukses jualan di situs marketplace, tetap saja saya malas, sudah berusaha untuk mencoba jualan produk di marketplace, sebentar saja menyerah kembali ke cara manual yaitu membuat toko online sendiri.

Kemudian pengetahuan lain yang saya tahu, disitus market place ini persaingan harga juga bikin pesimis, apalagi ditambah kecanggihan sistem, yang harganya murah juara, bahkan ada isu bagian produksi jadi ikuti jualan, yang tadinya supplay distributor, distributor jadi galau, karena produsennya main jualan online langsung, ya jelas kalah saing harga, mungkin ini hoax, tapi secara logika saya masuk akal juga.

Dan ini lah yang membuat saya betah cara manual jualan online yaitu dengan blog ataupun dengan website toko online dari dulu, yaitu soal brand, kita jual dengan nama bendera sendiri, peluangnya adalah pembeli balik lagi beli, repeat order. ketika nama sudah terkenal sudah banyak pelanggan itu seperti aset yang akan datang dengan sendirinya berkelanjutan, sedangkan kalau kita jualannya nebeng ditempat lain, misal tempat itu bangkrut atau semakin maju sehingga membuat aturan baru dan kebetulan aturan itu kita tidak dapat dipenuhi akhirnya hengkang dari tempat tersebut, dan serasa dari nol lagi.

Ilustrasinya saya jualan di di situs market place, kata-kata promosinya " beli produk saya di www,markerplace,com/namatokoonlinesaya", terlalu panjang dan susah diingat ketika mau beli lagi repeat order orang lupa dulu belinya dimana, tahunya alamat situs marketplace, karena kalau pengalaman saya acak cari yang paling murah.

Kemudian kalau toko online sendiri, misal saya buat toko online www.perlengkapan-pmr.com awal memang berat dengan kesabaran membangun mendatangkan trafik, berjalannya waktu dapat pembeli pertama dan seterusnya, hingga 2 tahun kemudian sudah banyak pelanggan dan pelanggan seringnya merekomendasikan ke temennya alamat situs toko online saya, pun dikenal dan punya reputasi bagus dan itulah kekuatan jualan online.

Penjualan  melalui toko online pesanan baru sampai order lagi


Kemudian kalau ilustrasi didunia nyata dapat saya menggambarkan, anggap saja marketplace itu mall dan toko online ini ruko/toko, ketika orang habis belanja di mall, ada temannya bertanya "bu belinya dimana" akan di jawab nama mallnya bukan stannya, sedang ketika belanja ditoko akan menyebut namanya toko, berjalannya waktu dari tahun ke tahun nama toko tersebut terkenal dan banyak pelanggan, kemudian berjalannya waktu dari tahun ketahun karena persaingan bermunculan mall baru yang lebih bagus, akhirnya pengunjung mall sepi dan berimbas ke penjualan.

Jadi soal toko online dan marketplace kalau berbicara jangka pendek memang marketplace potensial tapi kalau berbicara masa depan saya lebih memilih toko online dengan nama sendiri.

Kesimpulan

Perbedaan Toko Online dan Marketplace 
Adalah toko online memilliki hak penuh, kita yang bisa menentukan maju mundurnya berkembangnya toko online, sedangkan market place kita dimudahkan, tidak perlu sewa domain, sudah dipromosikan iklannya besar-besaran, tetapi untuk jangka panjang tergantung dari situs marketplace.

Bagusan Jualan Dimana di marketplace atau toko online ?
Pendapat saya, ditengah-tengah saja, yaitu untuk berpikir jangka pendek jualan di marketplace bagi penjual online itu sebuah peluang, fasilitas gratis, tapi tetap berusaha dengan membuat mengembangkan toko online sendiri dengan nama usaha sendiri untuk jangka panjang.

Karena kita tidak bisa melihat satu sisi sebagai penjual, tapi melihat juga dari sisi pembeli online dimana dengan kemudahan yang diberikan marketplace membuat orang sebagian berbelanja online di situs-situs market place.




3 komentar

Click here for komentar
7/27/18, 4:07 PM ×

nemu pengalaman baru lagi terimakasih sudah berbagi mas agus

Balas
avatar
admin
7/27/18, 10:03 PM ×

ya beginilah mas, sisi manfaatnya blogger, suka berbagi, senang kepuasan batin kalau bisa memberikan manfaat,

Balas
avatar
admin
7/28/18, 5:08 PM ×

Wah baru tau ternyata masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya ya mas Agus. Kalo mau usaha sendiri di toko online, ya memang sebaiknya harus ekstra sabar, telaten dan rajin promosi. Semoga sukses untuk toko online nya ya... Aaamiiin

Balas
avatar
admin
Terima kasih sudah berkomentar