Berhutang Demi Sebatang Rokok

Maaf sebelumnya bukan bermaksud menyinggung, saya hanya terheran ketika melihat sosok laki-laki tua yang tidak punya uang kemudian memberanikan ke toko untuk berhutang rokok. Yang menjadi terheran dalam keadaan sulit saja masih teringat rokok, tidak menjadi bahan evaluasi kalau rokok ini bisa jadi penyebab kesulitan keuangan.

Andai saja uang rokok itu disimpan diwaktu tuanya punya tabungan dan tidak kepikiran lagi dengan masalah keuangan.

Memang kata orang rokok ini sebuah kenikmatan, bahkan antara makan dan rokok memilih rokok. Jadi sulit untuk meninggalkannya.

Jika dalam taraf kemapanan mungkin tidak jadi masalah mengeluarkan uang untuk rokok, tetapi jika sedang kesulitan keuangan, yang kasihan prihatin orang terdekatnya, misalnya istri dan anaknya.

Bukan bermaksud ngomongin orang tapi keprihatinan rasa kasihan. Kalau bisa saya bilang merokok itu kalau sudah kaya saja.

Sekian catatan hari ini, mohon maaf jika ada salah kata.

Salam Kenal saya admin agugus.com media ini adalah tempat nongkrong sharing seperti kantor online saya, terimakasih sudah berkunjung

Terima kasih sudah berkunjung
EmoticonEmoticon