Dikala kata "Pribumi" Melambung menjadi Trending

Sejak pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, muncul Kata "Pribumi" menjadi trending sampai sekarang pun dibahas ramai dimedia sosial.

Ada yang memperdebatkan ada yang menangkap menjadi sebuah peluang dengan membuat desain koas bertuliskan "aku pribumi"

Yang dipermasalahkan dengan kata pribumi saya tidak tahu pastinya, menurut saya kata pribumi ini berkaitan dengan kecintaan terhadap negara Indonesia, sikap nasionalisme. kenapa diperdebatkan, justru bagus menumbuhkan sikap nasionalisme. bahkan ada balasan dengan lantang " saya pribumi kamu mau apa? 

Berkesan ini menyingung orang yang bukan asli kewarganegaraan, ada diskriminasi. didunia sepakbola Indonesia malah ada fanatik sama club luar seperti barcelona ini juga hal biasa.

Sebenarnya bukan itu yang mau dibahas, tapi dari topik ini bisa dicermati pelajaran bisnisnya, ketika ada kefanatikan sikap berlebihan disitu ada peluang, ilustrasinya sebagian ada yang ingin menunjukkan dirinya pribumi, merasa puas ketika memakai kaos pribumi, dan karena ini tren kemungkinannya banyak peminatnya, dari sinilah kemudian para pebisnis bidang fashion khususnya kaos, membuat desain "saya pribumi"

gambar dapat dari timeline facebook


Demikian sharing siang ga jelas ini, mudah mudahan ada manfaatnya.




Cari Tool Internet Marketing, Tool Facebook, Tool Instagram, Tool Youtuber dan Informasi Produk Digital Indonesia Terbaru Lainnya Selengkapnya disini Blog Review Produk Digital Indonesia



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Dikala kata "Pribumi" Melambung menjadi Trending

2 komentar:

  1. Ssst... dulu kata pribumi itu untuk panggilan strata kelas bawah. Ya, sebagai ungkapan atau kata pelecehan perendahan. Makanya dulu, orang pribumi tidak bisa sekolah dikelas elit. Mungkin bisa membaca sejarah tentang pelukis kondang, walau dia bisa ke eropa dan bahkan sempat tinggal dieropa, sampai ke tanah air bisa beli tanah yang luas sekali. yang konon katanya luasnya dari kebun binatang ragunan sampai taman ismail marzuki, tetap tidak bisa masuk golongan strata elit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah pakar sejarah nih, kirain pribumi itu orang asli keturunan Indonesia

      Delete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung