Berhutang Demi Sebatang Rokok





Maaf sebelumnya bukan bermaksud menyinggung, saya hanya terheran ketika melihat sosok laki-laki tua yang tidak punya uang kemudian memberanikan ke toko untuk berhutang rokok. Yang menjadi terheran dalam keadaan sulit saja masih teringat rokok, tidak menjadi bahan evaluasi kalau rokok ini bisa jadi penyebab kesulitan keuangan.

Andai saja uang rokok itu disimpan diwaktu tuanya punya tabungan dan tidak kepikiran lagi dengan masalah keuangan.

Memang kata orang rokok ini sebuah kenikmatan, bahkan antara makan dan rokok memilih rokok. Jadi sulit untuk meninggalkannya.

Jika dalam taraf kemapanan mungkin tidak jadi masalah mengeluarkan uang untuk rokok, tetapi jika sedang kesulitan keuangan, yang kasihan prihatin orang terdekatnya, misalnya istri dan anaknya.

Bukan bermaksud ngomongin orang tapi keprihatinan rasa kasihan. Kalau bisa saya bilang merokok itu kalau sudah kaya saja.

Sekian catatan hari ini, mohon maaf jika ada salah kata.


Cicipi Kopi dari Pertanian Lereng Gunung Slamet, Kopi Gunungsari, 100% Kopi Bubuk Murni diolah secara tradisional dari biji kopi pilihan untuk menciptakan rasa kopi yang lebih alami pesan sekarang klik disini Kopi bubuk Murni Gunungsari Harga 25ribu Pemesanan Kopi Gunungsari Telp/sms : 0896 7299 7768 WA : 0856 4093 0969



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Berhutang Demi Sebatang Rokok

0 komentar:

Post a Comment

Mari berdiskusi, tinggalkan komentar , dengan koreksi, saran dan masukan sobat, semoga postingan kali ini lebih bermanfaat untuk pembaca lainnya.