Tips Orang Tua, Jangan Paksa Balita





mendidik anak
Saya bukan ahli tentang balita, tapi yang akan saya share ini sebuah pengalaman bagaimana mengatasi anak yang terkadang orang tua tidak bisa mengikuti apa kemauan anak, seringkali anak dimarahi anak menangis hasilnya tetap saja, anak bukannya lebih baik terkadang malah memberontak kepada orang tuanya menjadi rewel sedikit-dikit menangis. Kalau menurut saya jangan paksa balita tetapi beri pemahaman dengan sabar, biasanya anak mau menurut kalau sudah merasakan, atau bisa menggambarkan seperti misalnya api itu panas, anak akan tahu tidak akan bermain api, misalnya saja anak mintanya didampingi sama ibunya terus, si ibu memberikan pemahaman misalnya “ dek ibu kerja cari uang kan adek minum susu, ibu kerja dapat uang nanti buat beli susu adek, kalau ibu tidak kerja nanti adek ga minum susu, adek sama nenek dulu ya “ itu salah satu bahasa anda bisa gunakan bahasa dan nada yang halus agar anak bisa mudah menangkap mencerna memahami apa kemauan seorang ibu. baca juga Cara Mendidik Anak Tanpa Kekerasan

Dalam sebuah artikel saya juga pernah membaca anak umur 0-5 tahun jangan dimarahi, jangan dipaksakan, anak dalam masa tersebut memiliki daya rekam yang luar biasa, apa yang diihat akan menirukannya, banyak kasus ketika ada seorang bapak memarahi istrinya didepan anak dengan kata-kata keras, anak merekam dan berbuat yang sama seperti yang orang tua lakukan, kata-kata keras yang dikeluarkan dari bapaknya semuanya akan ditirukan anak, anda pasti merasakan anda bisa perhatikan. Sampai disini bisa dibayangkan “aku ingin anak seperti ini berarti aku harus menjadi tutur kata dan perilaku saya “

Salah satu pengalaman saya, yaitu mengantar anak sekolah taman kanak-kanak, awal masuk sampai kurang lebih 3 bulan diantar sampai sekolah ditinggal tidak ditungguin, karena sebelumnya di PAUD seperti itu dari pagi sampai sore tidak ditungguin jadi sudah terbiasa, lama-kelamaan si anak ini kok rewel tidak mau ditinggal, ketika ditanya dijawab karena temannya ditungguin ibunya, karena kadang sedang tidak sabar, anak dimarahi tetap saja anak tambah rewel maunya ditungguin, kalau tidak ga mau sekolah, lain waktu dikasih pemahaman ikuti apa kemauan anak terlebih dahulu, lama kelamaan berangsur anak mau di tinggal, berikan pemahaman denga bahasa yang halus kalau bapaknya harus kerja sudah terlambat nanti bosnya marah, nanti ga dapat uang, kalau ga dapat uang nanti adek kalau mau minum susu ga ada susunya nanti kehausan. Dengan ungkapan yang halus lama-kelamaan anak mau ditunggal yang bisa dipetik dari pengalaman saya buat anak senang dulu, misalnya ajak temannya agar bermain bersama, kalau sudah senang si anak bisa lupa dan mengikuti apa kamauan orang tuanya. baca juga Cara mengajar anak agar bisa cepat membaca
Demikian posting kali ini tentang cerita tentang anak, ternyata hasilnya ketika tidak memaksakan anak, dengan ungkapan yang halus memberikan pemahaman si anak mau apa yang orang tua inginkan.


Cicipi Kopi dari Pertanian Lereng Gunung Slamet, Kopi Gunungsari, 100% Kopi Bubuk Murni diolah secara tradisional dari biji kopi pilihan untuk menciptakan rasa kopi yang lebih alami pesan sekarang klik disini Kopi bubuk Murni Gunungsari Harga 25ribu Pemesanan Kopi Gunungsari Telp/sms : 0896 7299 7768 WA : 0856 4093 0969



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Orang Tua, Jangan Paksa Balita

0 komentar:

Post a Comment

Mari berdiskusi, tinggalkan komentar , dengan koreksi, saran dan masukan sobat, semoga postingan kali ini lebih bermanfaat untuk pembaca lainnya.