Beberapa Strategi Jualan Pulsa






Share kali ini beberapa tips berikut saya berikan berdasarkan pengalaman saya dan sumber lain. inilah tipsya:

1. Apabila anda pemula (baru mulai coba-coba jualan pulsa) maka pilihlah layanan yang menggunakan 1 kartu tapi untuk all operator. Maksud 1 kartu all operator; anda cukup menggunakan hp dan no hp yang anda miliki maka sudah bisa menjual semua produk pulsa, baik itu GSM (simpati, as, xl, mentari, im3. axis, 3) maupun CDMA (starone, smart, fren, flexi, esia). keuntungannya; anda tidak ribet dan modalnya cukup terjangkau, bisa minimal 50 ribu .

2. jangan pernah di hutangkan, baik ke saudara, teman apalagi orang lain (kecuali mereka bayarnya tertib). banyak kasus dari temen-temen penjual pulsa mereka berhenti berjualan karena modalnya banyak yang minjem atau di hutangi oleh saudara dan temennya sehingga disaat deposit anda buat jual pulsa habis sementara uangnya masih di hutangi maka secara otomatis anda tidak akan bisa jualan pulsa lagi. jadi jangan memberikan hutangan baik ke saudara, teman apalagi orang lain jika itu terjadi hati-hatilah karena biasanya itu salah satu faktor penyebab kebangkrutan anda.

3. jangan memulai deposit atau jualan pulsa dengan jumlah yang besar, apalagi bila anda belum tahu betul siapa pemilik atau operator tempat anda bergabung untuk jualan pulsa tersebut. mulailah dengan deposit/ modal yang secukupnya, anda coba dulu lancar atau tidak transaksinya, mudah atau tidak komplainnya jika ada masalah dan lain-;ainnya.

4. jangan tergiur oleh harga yang sangat murah/ tidak standar, karena biasanya mereka (operator seperti itu) hanya mencari penjual yang mudah di jebak dengan harga yang relatif murah dibanding harga standar lainnya.

5. carilah info sebanyak mungkin mengenai operator yang akan dijadikan temapat anda bergabung untuk berjualan pulsa., mengenai harga, cara komplain, cara deposit, jam transaksi (apakah 24 jam atau tidak), jumlah penjual yang sudah bergabung dll.

6. bagi anda yang masih mencari info tentang cara-cara jualan pulsa dan info-info lainnya yang berkaitan dengan pulsa bisa menghubungi saya baik via email, chating maupun via sms dan telp, dengan senang hati saya siap berbagi pengalaman dan berbagi informasi dengan anda.

7. Gunakan subsidi silang. Artinya tetapkan laba penjualan setiap item voucher elektrik dan fisik misalnya sebesar 1000 rupiah. Misalnya jika item A labanya 700 rupiah, maka gunakan item B atau item lainnya untuk menambal laba item A ( laba item B sebesar 1300 rupiah misalnya ). System multi ponsel seperti yang saya jelaskan diatas itu mempunyai keunggulan lain yaitu harga beli lebih murah daripada multichip, so harga jual pun jadi ikut murah.

8. Berikan garansi uang kembali 100% jika pulsa gagal masuk. Jika sobat sudah mengecek ke operator dan pulsa gagal masuk maka sebaiknya tawarkan solusi lain misal ganti voucher atau kembali uang. Ingat ! Jika pembeli puas akan layanan sobat maka itu bisa menarik pembeli-pembeli lainnya. Sebaliknya pembeli yang kecewa akan menghambat bahkan menghilangkan calon pembeli baru.

9. Berikan reward. Khusus bagi pembeli setia atau pelanggan berikan hadiah kecil berupa souvenir. Gunakan moment Lebaran atau Natal atau Tahun baru untuk hal ini. Reward kecil ini bisa menjadikan mereka loyal dan menjadi pelanggan setia.

10. Pakailah slogan “Lebih cepat lebih baik”. Artinya pembeli lebih senang dilayani dengan cepat, pulsa elektrik yang dibeli cepat masuk, tidak harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari baru masuk ( apa ada ? hmmm capek deh kalau nemui yang kayak gini  apalagi penjualnya ikut ngotot kalau pulsa sudah masuk ). Lalu solusinya apa agar bisa cepat dalam transfer pulsa elektrik ? Nah inilah rahasianya :
- Sobat harus menggunakan multi ponsel bukan multi chip ( multichip = satu chip untuk semua operator) . Maksudnya jika isi pulsa elektrik langsung ke servernya dan tidak lewat pihak ke tiga (multichip) misalnya untuk Simpati-As gunakan ponsel khusus pakai MKios, Mentari-IM3-Starone gunakan ponsel lain pakai Mtronik / i-SEV, XL pakai Dompul, Esia pakai ISI Esia dst. Jadi seumpama sobat menjual pulsa elektrik Simpati, As, Mentari, IM3, Starone, XL maka dibutuhkan 3 buah chip ( 3 operator ) atau banyak ponsel. Memang ribet kelihatannya, tapi hasilnya jauh lebih cepat ketimbang sobat gunakan multichip yang mana pulsa elektrik akan ditampung dulu di server pihak ketiga dan selanjutnya baru ke server operator masing-masing kartu.
- Multi ponsel memang butuh modal agak besar. Untuk pemula jika terpaksa menggunakan multichip carilah dealer yang kelihatannya masih baru, lho mengapa ? Logikanya dealer baru biasanya pelanggannya masih sedikit sehingga transfer pulsa elektrik lebih cepat daripada dealer yang pelanggannya banyak dan kenyataannya memang demikian.

Bagaimana masih mau menambahkan


Cicipi Kopi dari Pertanian Lereng Gunung Slamet, Kopi Gunungsari, 100% Kopi Bubuk Murni diolah secara tradisional dari biji kopi pilihan untuk menciptakan rasa kopi yang lebih alami pesan sekarang klik disini Kopi bubuk Murni Gunungsari Harga 25ribu Pemesanan Kopi Gunungsari Telp/sms : 0896 7299 7768 WA : 0856 4093 0969



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Beberapa Strategi Jualan Pulsa

2 komentar:

  1. info yang bagus buat saya yang lagi jual baju gamis.
    terima kasih .. :D

    ReplyDelete
  2. Bener gan, ane udh gonta-ganti multichip. Mulai dari jadi agen, terus jadi master dealer/Host 2 Host. Paling bagus memang multichip yang masih sedikit agennya. Cara ceknya biasanya klo aku search di google dengan mengetikkan no centernya. Kedua jika sudah daftar kita cek no ID. Misal XX9099 berarti kita agen ke 9099. Maka koneksi akan lebih lambat dibanding jika kita agen ke 1000.

    ReplyDelete

Post a Comment

Mari berdiskusi, tinggalkan komentar , dengan koreksi, saran dan masukan sobat, semoga postingan kali ini lebih bermanfaat untuk pembaca lainnya.